Copyright © Sbobet 2020.
All Rights Reserved.

Sejarah Permainan Tenis Meja

Sejarah tenis meja - Tenis meja merupakan permainan yang sudah tidak asing lagi, perkembangan tenis meja juga sangat pesat. Namun tahukah Anda mengenai dari mana asal usul permainan tenis meja, sehingga permainan ini bisa dimainkan oleh banyak orang, dan sampai dilombakan dalam ajang internasional.

Nah, dalam artikel ini kami yang sebelumnya membahas mengenai teknik dasar tenis meja, agar lebih lengkapnya mari simak, sejarah tenis meja yang ada di dunia dan di Indonesia.

Pengertian Tenis Meja

pbs.twimg.com

Apa pengertian tenis meja? secara umum tenis meja atau ping pong adalah olahraga raket yang dimainkan 2 orang atau 4 orang yang berlawanan.

Itulah pengertian tenis meja secara umum, namun pengertian tenis meja menurut para ahli di bagi menjadi 6.

Berikut ini adalag pengertian tenis meja menurut para ahli.

Pengertian Tenis Meja Menurut Para Ahli

  1. Pengertian tenis meja menurut Margajaya adalah sebuah cabang olahraga permainan yang memakai meja sebagai tempat untuk memantulkan bola. Bola yang dipukul oleh pemain, harus melewati net yang terpasang pada bagian tengah lapangan.
  2. Devinisi tenis meja menurut Sarjana dan Sunarto, pendapat mereka tentang permainan tenis meja adalah permainan bola tangkis yang dimainkan di atas meja yang dapat dimainkan oleh 2 sampai 4 orang dengan bet berupa kayu yang berlapis karet dan bola seukuran dengan jeruk nipis.
  3. Pendapat tenis meja menurut Hutasuhud adalah olahraga yang dapat dimainkan di atas meja dimana bola dibolak-balikan dengan memakai pukulan.
  4. Pengerian tenis meja menurut Abdoellah adalah suatu jenis permainan yang dapat memakai meja sebagai tempat untuk memantulkan bola yaang telah dipukul oleh seseorang pemain dan bola tersebut bisa melewati net atau jaring yang telah dipasang pada tengah-tengah meja.
  5. Permainan tenis meja menurut Salim adalah permainan yang memerlukan peralatan dan kostum antara lain raket atau bet, net, meja, bola, kostum, dan sepatu.
  6. Yang dimaksud dengan tenis meja menurut Scharff adalah suatu cabang olahraga dengan menggunkan raket yang dimainkan secara 1 melawan 1 disebut tunggal atau 2 melawan 2 yang disebut ganda.

Itulah beberapa pengertian tenis meja menurut beberapa ahli. Untuk pembahasan selanjutnya adalah sejarah olahraga tenis meja di dunia dan indonesia.

Sejarah Permainan Tenis Meja

secure.i.telegraph.co.uk

Dalam topik pembahasan mengenai asal usul dan pengertian tenis meja.

Secara tidak langsung permainan tenis meja didirikan di Inggris pada abad ke-19 sekaligus sebagaoi tahun ditemukannya tenis meja dalam sejarahnya yang dimainkan oleh kalangan orang kelas atas sebagai permainan indoor setelah makan malam.

Dalam sejara perkembangan tenis meja awal mula disebut dengan permainan whiff-whaff, serta permainan ini disarankan bahwa permainan yang pertama kali dikembangkan oleh tentara Inggris di India atau yang berada di Afrika Selatan. Para tentara yang membawa pulang permainan ini ke Inggris.

Sebaris buku yang tersusun rapi di atas meja digunakan untuk net, letaknya pas di tengah-tengah lapangan, dan untuk 2 buku lainya digunakan sebagai pemukul bola golf.

Nama ping-pong telah digunakan hingga hampir semua negara, sebelum perusahaan J. Jaques dan Son Ltd menjadikan merek dagang pada tahun 1901.

Dalam penggunaan nama ping-pong kemudian lebih digunakan untuk permainan yang memakai peralatan Jaques, dimana perusahaan lain menyebutnya dengan tenis meja.

Situasi ini juga terjadi di Amerika Serikat, dimana Jaqques juga menjual nama ping-pong kepada Parker Brothers. Pada tahun 1920-an Parker Brothers membuat organisasi sekaligus merubah nama ping-pong menjadi tenis meja.

Inovasi besar mengenai tenis meja dilakukan oleh seorang pecinta tenis meja, beliau adalah penemu bola tenis yang berbahan dasar dari seluloid. Penemu tersebut bernama James W. Gibb, penemuannya tersebut dibawa ke Amerika Serikat pada tahun 1901.

Pada tahun yang sama E.C. Goode menciptakan permainan yang lebih modern dengan penambahan selembar karet berbintik-bintik, ke kayu yang telah diasah.

Tenis meja mulai dikenal banyak orang pada tahun 1901, disebabkan turnamen yang dibuat, buku yang menulis tentang tenis meja. Pada tahun 1902, diadakan kejuaraan dunia tenis meja yang tidak resmi.

Pada awal tahun 1900-an, permainan ini sempat dilarang karena penguasa di Russia percaya bahwa permainan tenis meja memiliki afek samping terhadap penglihatan pemain.

Sejarah Permainan Tenis Meja di Dunia

nycgovparks.org

Asal usul permainan tenis meja hampir sama dengan kebanyakan permainan pada umunya. Olahraga tenis meja menggunakan raket atau bet sebagai alat pemukul, pada asal mulannya tenis meja hanya sebagai permainan hiburan dimasyarakat.

Mengenai sejarah perkembangan permainan tenis meja, banyak pertanyaan mengenai kapan tenis meja di temukan, siapa penemu tenis meja dan siapa pertama kali yang menciptakan olahraga ini.

Untuk mengetahi siapa penemu tenis meja, hal tersebut dapat diketahui dari beberapa sumber bacaan berikut ini:

  1. Pada zaman puraba, di negara Iran telah dilakukan suatu permainan yan memakai batang kayu untuk memukul bola dari usus binatang yang diisi dengan tekanan angin.
  2. Pada abad ke-XII, bangsa Perancis sangat menggemari permainan tenis meja. Bola yang terbuat dari sekumpulan kertas yang diikat berbentuk bulat untuk pukul dengan tangan.
  3. Bangsa Indian telah mengenal permainan yang hampir serupa dengan ping pong. Memakai bola yang seperti bola bulu dan dipukul dengan kayu yang dibungkus dengan kulit binatang menjangan.
  4. Ada banyak sumber yang juga menceritakan bahwa asal usul tenis meja dari Inggris. Permianan kuno ini dinamakan dengan gossima dan whiff-whaff. Permainan ini dikembangkan oleh golongan tentara Inggris yang berkedudukan di India.
Olahraga tenis meja di inggris, juga disebut dengan "permainan ruang tamu" pada tahun 1880-an, karena lapangan dipenuhi dengan salju saat musim dingin dan berpindah ke dalam ruang tamu.

Sejarah Tenis Meja Menurut Opsir Afrika Selatan

Para opsir kolinal di Afrika Selatan, mencoba permainan tenis meja sebagai hiburan pada waktu yang senggang. Meja yang mereka gunakan tentunya meja datar akan tetapi tidak memiliki ukuran yang pasti, kelengkapan berupa jaring net di tengah-tengah yang sejajar dengan kedua ujung meja.

Net yang digunakan merupakan hasil modifikasi dari bebrapa tali sepatu boat, yang kedua ujungnya diikatkat dengan dua kursi yang terletak di sisi meja.

Alat pemukul berupa kayu yang dipotong sesuai bentuk yang menyerupai raket atau bet tenis meja. Untuk sebutan raket pada waktu itu adalah vellum racket yang berarti alat pemukul seperti pada permainan tenis lapangan.

Bola yng dipakai sama seperti bolatenis dan memainkannya dengan pukul memukul bola secara langsung.

Perkembangan Tenis Meja Pada Akhir Abad ke-XIX

Pada akhir abad ke-XIX banyak orang yang menyukai permainan tenis meja, sehingga permainan tenis meja bisa berkembang dengan cepat. Permaian ini digemari oleh masyarakat Inggris dan Eropa.

Untuk wilayah Amerika Serikat permainan inijuga sering dimainkan dengan sebutan gossima atau ping-pong.

Sebutan ping-pong berasl dari bunyi permaian ini ketika pantulan dari raket dan bola. Bola yang digunakan adalah bola karet yang ringan yang dilapisi dengan kulit rajut.

Sejarah Tenis Meja Tahun 1880, 1900, 1903, 1905

  • Pada tahun 1880, permainan tenis meja yang memakai bola karet di ganti dengan bola yang berbahan dari celluloid.
  • pada tahun 1900, Permainan tenis meja disempurnakan kembali oleh bangsa Eropa Barat.
  • Pada tahun 1903, barulah terbentuk ketentuan burupa peringatan yang ditujukan kepada pemain atas pemakain busana ketika malam hari untuk pemain putra dan putri. Selain ketentuan tersebut, ada juga ketentuan lain berupa petunjuk teknis mengenai karet bintik, pegangan penhold dan taktik dalam bermaian tenis meja.
  • Pada tahun 1905, Permainan tenis meja terus bertambah kepopulerannya semenjak E.C. Goode dari London mulai mengenalkan raket atau bet pada permukaan karet.

Pembentukan Organisasi Tenis Meja Internsional

mottomedia.files.wordpress.com

Dalam perkembangannya, olahraga tenis meja berhasil mendirikan suatu organisisi yang menauinginya.

Atas prakarsa dari Dr. Goerge Lehmen yang berasal dari Jerman. Pada tanggal 15 Januari 1926, Dr. Goerge Lehmen membentuk organisasi International Table Tenis Federation atau yang disebut dengan ITTF.

Hown Ivor Montagu dari Inggris merupakan seorang yang pertama kali menjabar sebagai presiden ITTF. Pada saat itu juga ITTF memiliki 8 negara yang ikut mendaftarkan sebagai anggota, diantaranya:

  1. Inggris.
  2. Ponldia.
  3. Jerman.
  4. Swedia.
  5. Perancis.
  6. Cekoslowakia.
  7. India.
  8. Jepang.

Bacan juga : Peralatan tenis meja.

Kejuaraan Pertama Tenis Meja

media.asmanoky.com

Dalam sejarah perkembangan tenis meja, permainan ini berhasil mengadakan perlombaan atau kejuraan perdana.

Pada tanggal 12 Desembar 1926, disepakati beberapa gagasan dasar serat peraturan permainan, dan untuk kejuaraan Eropa dianggap sebagai kejuaran pertama dalam tenis meja.

Kejuaraan yang bertampat di Memorial Hall, Farringdon Street. Perserta yang ikut dalam meramaikan kejuaraan tersebut ada 9 negara, yaitu:

  1. Denmark
  2. Cekoslowakia
  3. Austria
  4. Inggris
  5. Hungaria
  6. Jerman
  7. Swedia
  8. Wales
  9. India

Untuk tahun selanjutnya kejuaraan tenis meja sudah mencapai 28 anggota yang ikur serta dalam organisasi ITTF. Semenjak tahun 1926, kejuaraan tenis meja diadakan setiap tahunnya, hingga berakhir pada kejuaraan yang ke-13 (1938).

Kejuaraan tenis meja tidak lagi diselenggarakan karena terganggu oleh perang dunia. Hingga pada tahun 1946, setelah perang dunia, baru diadakan kompetisi kejuaraan tenis meja yang ke-14 yang berlokasi di Paris, Perancis. Untuk kelanjutannya di adakan selama 2 tahun sekali.

Peresmian Olahraga Tenis Meja

sdtta.weebly.com

Pada tahun 1967, presiden pertama tenis meja Hon Ivor Montangu, mengundurkan diri dari jabatabnya. Untuk presiden selanjutnya adalah H. Roy Evans dari Wales.

Pada bulan Maret 1976, ITTF mengangkat sekjen profesional yang tidak terpilih oleh general meeting, di St. Leonards On Sea di Inggris.

Pada tahun 1977 bulan November, komoite olimpiade internasional IOC mengakui cabang tenis meja sebagai olahraga dengan ITTF sebagai satu-satunya induk organisasi yang berhak mengaturnya.

Secara resmi cabang olahraga ini mulai di pertandingkan kembali pada olimpiade game yang ke-24 pada tahun 1988 di Seoul. Akibat pengakuan tersebut ITTF juga harus menambahkan peraturan yang menyebutkan dalam pasal 26 dari Olimpic Charter, yang dalam peraturan lama belum ada.

Kepengurusan H. Roys Evans berakhir pada tahun 1987, dan kpemimpinan selanjutnya di ambil alih oleh Ichiro Ogimura yang berasal dari Jepang. Ichiro Ogimura terpilih atas dukungan penuh dari anggota ITTF Asia, Afrika serta Amerika Latin dengan perolehan suara sebanyak 65 dari 104 suara.

Sejarah Tenis Meja di Indonesia

99sportz.com

Adapaun sejarah perkembangan tenis meja di Indonesia, permainan tenis meja masuk ke indonesia sekitar tahun 1930-an. Pada masa tersebut pemainan tenis meja atau societet hanya dimainkan dibalai-balai pertemuan orang Belanda sebagai permainan rekreasi dan hiburan.

Hanya dari golongan tertentu saja yang dapat mamainkan, untuk masyarakt pribumi sendiri tidak diberi izin untuk memainkan permainan tenis meja pada waktu itu.

Kecuali keluarga pamong yang menjadi anggota balai pertemuan antara Belanda.

Baca Juga : Peraturan tenis meja

Organisasi Tenis Meja di Indonesia

i.pinimg.com

Sejarah perkembangan tenis meja di Indonesia terus meningkat hingga berdirinya suatu organisasi.

Pada tahun 1939, Sebelum perang dunia ke-II, banyak tokoh-tokoh pentenis meja mendirikan sebuah organisasi tenis meja. Nama dari organisasi tersebut adalah Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia atau yang di singkat dengan PPPSI.

Persatuan ping pong seluruh Indonesia berubah nama menajadi PTMSI pada tahun 1958 dalam kongres di Surakarta. Setelah terbentuknya PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Insdonesia) dan sekaligus menjadi wadah organisasi tenis meja indonesia.

PTMSI bergabung ubtuk menjadi anggota federasi tenis meja Asia yaitu TTFA (Teble Tenis Federation of Asia) pada tahun 1960. TTFA adalah organisasi tenis meja tingkat Asia dan PTMSI tercatat secara resmi bergabung pada tahun 1962 sebagai anggota ke-73.

Federasi ini juga telah menyelenggarakan sebanyak 10 kejuaraan dengan sukses di Asia, yaitu :

  1. Kejuaraan ke-1 di Singapura pada tahun 1952.
  2. Kejuaraan ke-2 di Tokyo pada tahun 1953.
  3. Kejuaraan ke-3 di Singapura pada tahun 1954.
  4. Kejuaraan ke-4 di Manila pada tahun 1957.
  5. Kejuaraan ke-5 di Bombay pada tahun 1960.
  6. Kejuaraan ke-6 di Manila pada tahun 1963.
  7. Kejuaraan ke-7 di Seoul pada tahun 1964.
  8. Kejuaraan ke-8 di Singapura pada tahun 1967.
  9. Kejuaraan ke-9 di Jakarta pada tahun 1969.
  10. Kejuaraan ke-10 di Nagoya pada tahun 1970.
Pada tahun 1980-an, Pemain asal Indonesia Anton Suseno mencatatkan diri sebagai atlet profesional di liga tenis meja Swedia.

Sebagai partisipasi petamannya, PTMSI mengikuti perlombaan di Praha pada tahun 1963 dengan mengantongi hasil peringakat ke-34 putra dan ke-31 untuk putri.

Perkembangan tenis meja di Indonesia terus meningkat sejak berdirinya oragnisasi PTMSI. Hal tersebut dapat dilihat dengan beberapa bukti mengenai organisasi yang berdiri sendiri,yaitu Persatuan Tenis Meja (PTM).

Serta banyaknya pertandingan tenis meja yang dilakukan ditinggkat pelajar dan mahasiswa, seperti

  • PORDA.
  • PON.
  • POMDA.
  • PORSENI.
  • POPDA.
  • POPNAS.
  • PORMAS.
  • Serta perlombaan tingkat umum atau swasta.

Indonesia menjadi salah satu negara yang selalu mendapat undangan dalam kejuaraan resmi, setelah terdaftar di ITTF pada tahun 1961.

Selain pertandingan tersebut, ada beberapa hal yang dapat Anda baca di tenis meja di Indonesia. Hal tersebut adalah berdirinya Silitama atau Sirkuit Laga Tenis Meja Utama, dimulai pada tahun 1983.

Baca juga: Teknik dasar bulu tangkis

Penutup

Setelah membaca artikel sejarah permainan tenis meja di dunia dan indonesia, semoga apa yang menjadi pertanyan di dalam benak Anda sudah terjawab.

Demikian sejarah tenis meja yang bisa kami sampaikan secara singkat, semoga artikel ini bisa membantu dan menjadi motivasi untuk terus mencari hal yang belum dipahami dalam dunia olahraga.


Kembali Ke Resaja
Kategori Lain
Olahraga Edukasi Review